Industri karoseri Indonesia mengalami transformasi material dalam lima tahun terakhir. High-Tensile Steel (HTS), seperti varian Hardox dan domex, kini menjadi pilihan utama untuk unit support pertambangan yang dituntut bekerja di medan ekstrem.
Mengapa High-Tensile Steel?
Berbeda dengan plat baja konvensional, HTS memiliki yield strength dua hingga tiga kali lipat dengan ketebalan yang lebih tipis. Hasilnya, bobot bodi turun signifikan tanpa mengorbankan kekuatan struktural.
- Bobot bodi lebih ringan 15–25%
- Payload efektif meningkat hingga 12%
- Umur pakai bertambah karena ketahanan abrasi lebih tinggi
- Risiko deformasi pada body Dump Truck berkurang
Penerapan di Lini PUMA
Pada Dump Truck dan Fuel Truck mining, kami menggunakan kombinasi HTS untuk floor dan sidewall, dengan reinforcement lokal di area benturan. Untuk Lube Truck dan Water Truck, HTS dipakai pada chassis subframe dan tank saddle.
Trade-off yang Perlu Diperhitungkan
HTS memiliki harga material 30–50% lebih tinggi dari mild steel. Namun TCO (Total Cost of Ownership) selama 5–7 tahun operasional umumnya lebih rendah karena:
- Frekuensi pengelasan ulang dan reparasi turun
- Konsumsi BBM kendaraan lebih efisien
- Downtime untuk maintenance terkurangi
Untuk konsultasi spesifikasi material yang tepat untuk site tambang Anda, hubungi tim engineering kami.


